July 27, 2010
Kliping, Pustakaloka
No Comments | 73 views
Bireuen | Harian Aceh – Pemerintah Kabupaten Bireuen didesak segera membangun perpustakaan. Mengingat sulitnya memperoleh bahan bacaan di tengah makin besarnya minat baca masyarakat. “Bupati Bireuen pernah merencanakan membangun perpustakaan daerah di lokasi gedung SMP Negeri 7 Bireuen. Sementara sekolah itu dipindahkan ke kawasan sekolah terpadu Desa Lhok Awe-Awe, Jeumpa. Namun apa yang dicanangkan itu belum menjadi kenyataan,” kata Muhajir, seorang mahasiswa asal Juli, Sabtu (24/7/2010).
Atas kondisi itu, Muhajir menilai pernyataan Bupati Nurdin Abdul Rahman beberapa bulan lalu itu hanya sebuah retorika. Nyatanya, langkah menuju ke arah tersebut belum juga dilakukan. Sementara masyarakat Bireuen amat membutuhkan adanya sebuah perpustakaan daerah yang representatif.
“Masyarakat Bireuen tergolong gemar membaca dan haus ilmu. Dengan adanya perpustakaan masyarakat bisa meminjam buku-buku mengenai sejarah dan ilmu pengetahuan lainnya. Atau bisa membaca di ruang yang disediakan di perpustakaan,” ujarnya.
Sejumlah kalangan masyarakat Bireuen lainnya menyatakan mendukung pembangunan perpustakaan itu. M Harun, warga Bireuen lainnya menyebutkan, lokasi SMP Negeri 7 Bireuen di kawasan Cot Gapu sangat strategis untuk lokasi pembangunan perpustakaan daerah. “Terlebih jika dilakukan penataan dan dibuat taman kota yang membuat masyarakat nyaman dan tenang dalam membaca,” imbuhnya.(harian-aceh.com)
September 18, 2008
Buku, Kliping, Minat Baca, Pustakaloka, Resensi
3 Comments | 835 views
PADA hari Nuzulul Quran 17 Ramadhan 1428 H, secara mengejutkan Taman Baca Guahira dimuat di KORAN HARIAN ACEH. Pada rubrik Fokus koran tersebut, Harian Aceh mengangkat tema baca (iqra) bertepatan dengan hari turunnya Al Quran yang pertama lkali tentang perintah membaca, “baca dengan namamu yang menciptakan”– Al Alaq.
Berikut tulisan yang saya copy dari situs koran Harian Aceh. Dan terima kasi telah sudi memuaatnya. Baca selengkapnya…
May 18, 2008
Kliping, Minat Baca
3 Comments | 468 views
Pemerintah Aceh diminta menentukan hari membaca bagi masyarakat Aceh. Sehingga, warga Aceh ke depan akan memahami pentingnya ‘membaca’ dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Aceh, Kamaruddin, mengatakan minat baca masyarakat Aceh saat ini sangat tinggi. “Jadi sudah selayaknya pemerintah menentukan satu hari dalam setahun sebagai hari membaca untuk memberi motivasi dan mengajak masyarakat bahwa membaca itu sangat perlu,” katanya.
Menurut dia, perpustakaan itu saat ini memiliki 150 ribu buku dan enam armada untuk kegiatan Pustaka Keliling.(Harian Aceh)
April 26, 2008
Kliping, Pustakaloka
No Comments | 1,002 views
Amsterdam terkenal sebagai kota penganut kebebasan berbicara. Sudah berabad-abad warga ibukota Belanda ini menolak pembungkaman. Setelah pembunuhan sineas Theo van Gogh pada tahun 2004, soal kebebasan berbicara ini makin aktual saja.
Mulai pekan ini, buku, penulis, dan kemerdekaan berpendapat menjadi pusat perhatian Amsterdam. Kota ini oleh UNESCO, organisasi kebudayaan PBB, ditetapkan sebagai Kota Buku Dunia.
Kota penuh buku
“Amsterdam adalah kota pelarian bagi penulis yang di negara asal mereka tidak bebas bekerja. Di sini mereka mendapatkan ketenangan dan semua kemerdekaan untuk menulis. Amsterdam adalah kota khas yang menjamin hal itu.” Demikan penulis Nelleke Noordervliet menulis. Baca selengkapnya…
April 22, 2008
Kliping, Minat Baca
1 Comment | 1,742 views
Salah satu cara penyelenggarakan pendidikan adalah dengan mengembangkan budaya membaca, menulis, dan berhitung bagi segenap warga masyarakat.
PENEGASAN itu jelas tercantum dalam Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tetang Sistem Pendidikan Nasional, Bab III Pasal 4 ayat 5. Begitu pentingnya sehingga lelulur bangsa indonesia menciptakan ungkapan “membaca adalah kunci ilmu, sedangkan gudang ilmu adalah buku” Baca selengkapnya…
April 21, 2008
Kliping, Minat Baca
No Comments | 378 views
Kutacane | Harian Aceh–Kantor perpusatakaan dan arsip daerah Diraja Bintang, Jl. Ahmad Yani, Kota Kutacane belakangan ini mulai ramai didatangi pelajar dan masyarakat setempat. “Minat baca masyarakat menunjukkan ada peningkatan, sejak adanya perpustakaan keliling” ujar Kepala Kantor Perpustakaan, Ir. Ishak Bukhari MM.
Dia menjelaskan dalam sehari paling tidak 50 buah buku dipinjam para pengunjung. “Mereka ada mahasiswa maupun warga biasa,” katanya, kepada Harian Aceh, di kantornya, kemarin. Baca selengkapnya…