Amsterdam Kota Buku Dunia, 'Buku Terbuka, Jiwa Terbuka'
April 26, 2008 Kliping, Pustakaloka 1 Comment | 2,266 viewsAmsterdam terkenal sebagai kota penganut kebebasan berbicara. Sudah berabad-abad warga ibukota Belanda ini menolak pembungkaman. Setelah pembunuhan sineas Theo van Gogh pada tahun 2004, soal kebebasan berbicara ini makin aktual saja.
Mulai pekan ini, buku, penulis, dan kemerdekaan berpendapat menjadi pusat perhatian Amsterdam. Kota ini oleh UNESCO, organisasi kebudayaan PBB, ditetapkan sebagai Kota Buku Dunia.
Kota penuh buku
“Amsterdam adalah kota pelarian bagi penulis yang di negara asal mereka tidak bebas bekerja. Di sini mereka mendapatkan ketenangan dan semua kemerdekaan untuk menulis. Amsterdam adalah kota khas yang menjamin hal itu.” Demikan penulis Nelleke Noordervliet menulis. Baca selengkapnya…






